Minggu, 18 November 2012

Kenapa wanita harus matre

Hmm…ok. Kata-kata matre di atas agak terlalu jelek konotasinya ya. Gimana kalau kita ganti jadi, kemapanan?
  Jadi kenapa cewek suka cowok mapan gitu? Mapan loh ya bukan tampan. Dalam artian duit di bank, di dompet, harta bergerak dan harta tak bergerak sama menggunungnya. Huwoh.

Bah, alasan macam apa ini? Tapi konon emang begitu bro, cewek secara fisiologis dipersiapkan untuk menyiapkan kehidupan berikutnya, manusia baru. Jadi dia butuh keamanan dalam kehidupan supaya dia bisa memberikan keamanan yang sama untuk calon bayi di rahimnya. Hamil 9 bulan dan melahirkan itu kan sangat butuh usaha dan gak bisa sembarangan tinggal di got bisa. Bahkan secara DNA, informasi mengenai kenapa perempuan itu sangat insecure dengan kehidupannya sudah tercetak….beeeeeeeeep.

Karena pada fitrahnya memang demikian, dari jaman Homo Wajakensis, perempuan di rumah jaga anak dan jaga tungku, sementara laki-laki di luar untuk berburu. Terserah deh feminis mau teriak teriak soal kesetaraan gender dan bahwa perempuan harus bekerja dan gak boleh menggantungkan diri sama laki-laki. Nah kalau anak kamu ntar lebih sayang sama pembantu gimana? Terus suami kamu juga ikut-ikutan lebih sayang pembantu karena lebih bisa ngurus anak gimana?

Emangnya cinta seluas samudera dan tampang yang rupawan serta bodi kotak kotak bisa ngasih sandang pangan papan? Bayar tagihan listrik, telepon, internet asuransi, investasi emas, bensin? Jalan-jalan ke luar kota minimal setaun dua kali? Ke luar negeri minimal setaun sekali? Duduk-duduk ngopi di mal? Nonton bioskop? Hah? Bisa gak? Duit emang bukan segalanya, tapi hampir segalanya bisa dibeli sama duit.
Yah gitu deh. Jangan marahin kita dong untuk alasan-alasan diatas. Kan kita cuma naro opini masyarakat. Ini semua adalah suara rakyat. Kalau kamu gak setuju dan punya pendapat lain silakan share di comments ya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar